Percayalah, aku rindu
baru beberapa hari, rasanya aku ingin lari menemuimu dan tak kembali pertemuan singkat yang akhirnya mempersatukan dua insan yang ternyata saling membutuhkan tak pernah terbayang menemukanmu yang tak tergapai anganku pertemuan sederhana percakapan penuh makna perjalanan kaya rasa kenangan yang tak ingin ku lupa aku selalu tau kota itu penuh rindu aku tak pernah tau kota itu akan semakin ku rindu dengan kehadiranmu masih ku ingat sakitnya bertemu fakta masih ku ingat betapa menakutkan menaruh rasa baru kali ini aku begitu berani menyerahkan diri sepenuhnya saat semua baru dimulai salahkah? aku tak tau jawabanya karena aku percaya rasanya semua akan baik saja katamu, kita adalah satu aku percaya itu Pamulang, 29 Januari 2020 dari si Kentang untuk si Ubi *) ditulis saat terpisah 435 km jauhnya