Postingan

Sajak Perantau Istimewa

Gambar
Yogyakarta ( sumber ) Tak terasa enam tahun sudah aku disini. Kota pelajar yang begitu banyak memberiku pelajaran. Arti pertemanan, menghargai orang lain, bahkan percintaan. Enam tahun bukan waktu yang singkat. Impian, harapan, kekecewaan, dan kegelisahan semua telah aku lewati disini. Kota ini pasti akan selalu terkenang dalam memoriku. Tak akan aku lupa. Sesakit apapun pengalaman yang aku alami disini. Semua akan selalu terkenang. Karena dari situlah aku belajar bagaimana untuk bersikap dan berpikir dewasa. Luka pernah terukir saat berada di kota ini. Kota ini mungkin tidak selalu memberiku kenangan indah namun kota ini tetaplah istimewa dengan segala memori yang pernah kubuat disini. Yogyakarta, seberapapun jauh aku darimu. Memori tentangmu akan selalu membawaku kembali kesini. Ke pangkuan nostalgia.

Efek Jera

   Yuhu sudah lama gak ketemu. Udah masuk bulan Desember nih. Dan bentar lagi aku pulang ke rumah dari perantauan.. yay! Kali ini aku mau sedikit curhat aja karena minggu-minggu ini adalah minggu terpanjang menurutku. Banyak masalah yang datang silih berganti. Sebenernya gak bisa dibilang masalah juga sih, lebih tepatnya peringatan dari Yang Maha Esa. Kalau aku masih dikasih peringatan itu artinya Tuhan masih sayang bukan sama kita? Harus bersyukur untuk itu. Tapi masalah ini bener-bener ngehancurin pandangan beberapa orang di sekitarku terhadap aku. Yah.. Ini yang berat sih. Disindir sana sini. Diomongin sana sini. Tapi aku sadar sih ini juga karena ulahku sendiri. Ini pembuktian dari kalimat bijak yang lumayan populer.       "Berani berbuat, berani tanggung jawab."    Aku pernah baca di satu buku yang judul Indonesia-nya itu 'Ikuti Kata Hatimu'. Disitu dikatakan tentang masalah yang datang kepada kita. Sebenarnya Tuhan menibankan kepada kita masa...

Fail on YLP I-US 2015

   Okay... Now you know what I mean by the tittle.    Ceritanya gini, tanggal 14 November kemarin aku dan beberapa kenalanku yang juga mendaftar YLP menunggu untuk dikontak pihak YLP. Karena infonya peserta yang lolos akan dikirimkan sms dan diminta membuka e-mail . Dan aku sudah bersiap dengan telepon seluler ku yang sudah sejak malam stand by ditanganku. Tapi sampai sore pun belum ada perkembangan. Aku bingung. Aku ini lolos atau nggak, aku masih belum yakin. Tapi setelah salah satu temanku menginfokan kalau ada yang sudah dikontak tanda lolos aku semakin yakin kalau aku... gak lolos.    And again, aku gagal. Gak nyesek-nyesek banget sih, yah berhubung udah biasa gagal. Kalau diitiung-itung udah tiga kali aku gagal buat daftar program semacam ini. Yah tinggal dikumpulin aja kegagalanku trus dituker sama  kesuksesan yang besar, semacam ngumpulin tiket di wahana permainan yang ada di mall itu. Kan kalau masih sedikit tiketnya biasanya dikumpuli...